Posted in Wedding preparation, Wedding thought

Dogma Pernikahan Pt.2: Dekorasi & Tips-Trik Urusan Dekorasi

Again, by personal experience and thought 🙂

Hal-hal yang biasa kita lakukan jika melihat quotation dekorasi:

“Harganya berapa?”

Tentu semua bride-groom to be sangat concern dengan budget terutama catering dan dekorasi, karena 2 hal itu yang mengambil proporsi budget paling banyak. Namun sebelum bertanya hal ini, ada baiknya ditelaah dulu item-item yang tertulis di quotation vendor. IMO, ada beberapa hal terpenting yang saya highlight dari sebuah quotation dekorasi:

Yang wajib ada:

  • pelaminan (dengan konsep pernikahan standing party dan no-mingle, konsep yang kebanyakan dipakai di Indonesia), disesuaikan dengan panjang ruangan.
  • kotak angpao dan backdrop kotak angpao. Biasanya untuk 400pax cukup 2 kotak, untuk 800 pax 4 kotak, 1000 pax ke atas 6-8 kotak.
  • standing flower. Harus tahu panjang lorong yang akan dilalui oleh pengantin. Sebagai komparasi, Auditorium Manggala Wanabhakti memiliki lorong yang sangat panjang sehingga standing flower paling tidak 8-10 buah. Jadi jika lebih kecil dari itu, paling tidak standing flower bisa 6 buah saja.
  • Backdrop musik. Simple saja.
  • dekorasi VIP area (jika ada)

Nah, biasanya suka ada tambahan-tambahan seperti:

  • pergola. Gak penting-penting amat tapi masih banyak yang memakai ini, saya juga kurang paham gunanya untuk apa. Pergola ini menguras kantong juga JIKA kita mintanya ukuran besar, lalu banyak bunga-bunga menggantung di atasnya. Di pernikahan internasional biasanya digunakan sekalian untuk first dancenya mempelai.
  • Centrepiece. Biasanya berbentuk rangkaian bunga di meja panjang atau meja bulat, ditaruhnya biasanya di area foyer (setelah area penerima tamu). Perlu diketahui centrepiece ini terkadang membuat budget bengkak juga karena isinya bunga semua.
  • Pohon-pohon. Untuk mengisi ruang yang kosong biasanya. Perlu diketahui pohon-pohon ini bisa memakan biaya 4-6jt per pohon.

Sejauh yang saya pelajari, ada beberapa tips dan trik untuk mengatasi kepusingan memilih vendor dekorasi:

1) Tentukan mana item yang kamu wajibkan untuk ada di pernikahan, lalu eliminasi atau downgrade item-item tambahan yang membuat budget bengkak. Contoh downgrade adalah, misal pergola ukuran 3x4m saja, lalu tidak ada bunga gantung; pohon cukup satu taruh di tengah, karena jangan lupa space lain toh akan digunakan oleh buffet dan pondokan catering.

2) Selektif dalam menentukan jumlah standing flower, pohon, centrepiece, dan backdrop musik. Untuk backdrop musik, tidak perlu aneh-aneh karena orang gak ada yang merhatiin segitunya kecuali penyanyinya artis. Kalaupun artis yang dilihat kan artisnya bukan backdropnya 🙂

3) Untuk menghemat budget tetapi tetap ingin dekorasi cantik, maksimalkan di pelaminan, downgrade yang lain. Kalo kamu anaknya setega itu, downgrade bener-bener toh orang cuma lewat doang dan fokusnya di pelaminan.

“Makin banyak bunga makin bagus!”

Hal yang perlu diperhatikan:

  • Bunga itu mahal. Jadi jangan harap nego harga jika kau keras kepala ingin bunga tetap sama tapi harga turun dratis. Hal yang bisa dilakukan adalah menanyakan apakah bunga yang dipakai lokal, import, atau mix antara lokal dan import? Sebagai pembanding bunga mawar lokal sebanyak 20 tangkai 95ribu, bunga mawar semi-import (biji import tetapi ditanam lokal) 20 tangkai 110 ribu, bunga mawar import seperti david austin harganya 1 tangkai 55 ribu. Dan, jangan lupa bahwa ada biaya jasa dekorator ya sebelum nego. Nego juga harus cerdas 🙂
  • Bunga yang digantung biasanya adalah bunga palsu. Sering lihat ceiling ballroom pernikahan yang banyak banget bunga gantungnya? Itu jelas bunga palsu. Mengapa? Karena bunga asli pasti lebih ringkih dari bunga palsu, dan bentuknya tidak seragam sehingga akan sulit untuk ditaruh di konstruksi yang beresiko, sehingga digunakanlah bunga palsu. Pada prinsipnya toh itu bunga palsu tidak akan disentuh tamu, maka jika bunga palsunya bagus ya tidak akan kelihatan palsu juga toh. Namun mengapa bunga palsu aja mahal bener untuk satu pergola? Masalahnya adalah, mau pergola ataupun ceiling, mereka butuh konstruksi. Konstruksi lah yang membuat item tersebut mahal. Jangan harap men-downgrade kan konstruksi karena yang ada malah nanti roboh.
  • Untuk budget, lebih cerdas jika kita menanyakan pada vendor bunga apa yang dipakai, lokal kah, import, atau mix? Jika sudah tahu, maka mintalah bunga-bunga yang terlihat mahal seperti mawar, snap dragon, seruni/krisan, hydrangea. Saya sangat menyarankan untuk tidak memakai gerbera, entah kenapa kesannya jadi murah, menurut saya loh ya. Jika memang masih mau tekan budget lagi, kalau rajin cari di pinterest sekarang banyak pernikahan yang lebih banyak greenery nya alias daun-daunan. Bisa juga loh jadi bagus asal memilih daun yang tepat! Tapi ingat, daun pun ada yang import dan lokal yah…senangnya, daun lokal sangat banyak pilihannya loh. Kalau bunga memang kadang ada beberapa yang tidak ada lokalnya. So choose wisely!
  • Jangan lupa samakan bunga catering dan bunga dekorasi supaya serasi. Biasanya bunga catering kan sudah tidak tambah biaya lagi, jadi bunga-bunga buffet ini bisa mengisi dekorasi juga loh!

Tips tambahan:

  • Harus jeli melihat styrofoam dekorator. Styrofoam memang enak dipakai karena bisa dibentuk sesuka hati, tidak seperti kayu. Tetapi harus diperhatikan bahwa tidak semua styrofoam hasilnya bagus loh. Jadi hati-hati banget milih dekorator jika kamu menggunakan styrofoam di nikahan kamu. Dan satu lagi, memakai styrofoam bukan berarti lebih murah loh. Jika pelaminan kayu itu tidak perlu konstruksi (jika pelaminan 2D ya, bukan 3D), maka styrofoam yang 2D pun harus pakai konstruksi karena gak bisa berdiri sendiri.
  • Jangan pakai styrofoam untuk pergola. Sumpah saya pernah ke nikahan temen yang pergolanya styrofoam, itu disenggol anak kecil aja goyang-goyang. Pilihlah kain untuk hemat budget atau jika ada budget berlebih pilih kayu ya.
  • Request warna bunga! Karena jika kamu ingin bunga berlimpah ruah, warnanya harus dipilih. Ada loh dekorator yang bener-bener terserah dia aja gitu bunganya tanpa peduli warna baju kita apa atau taplak cateringnya apa. Bener-bener kalau mau menyelamatkan dekorasi, harus pilih warna. Walau 100% bunga import kalau warnanya nano-nano sama baju bisa jadi gak bagus.
  • Ada satu tips jitu yang ingin saya bagikan: pakailah special lighting. Dengan dekorasi minim, tetapi jika dengan special lighting, semuanya akan berbeda. Butuh budget lagi memang sekitar 10-15jt paling murah, tetapi memang ngaruh banget. But, balik lagi ya ke budget.

Ga perlu panik dengan dekorasi, strict lah dengan apa yang menurut kamu wajib aja, lagi-lagi ini hanya wedding loh, bukan the marriage itself 🙂

Cheers,

Future-Bride