Posted in Wedding preparation, Wedding Venue

Venue Hunting-Jakarta (Part 3)

Venue lagi! Jadi sebenarnya ortu memang ingin pesta pernikahan yang konservatif, setelah akad lalu langsung resepsi dengan pelaminan statis dan saya mejeng disitu selama 2 jam. Saya sih gak ada masalah dengan itu. Tetapi sebenarnya saya dan pasangan ingin intimate wedding atau minimal mingle. Syaratnya adalah, biaya yang dikeluarkan seharusnya tidak semahal grande wedding yang tamunya ribuan orang. Nah, ini dia hasil puter-puter Jakarta per 19 Maret 2016 berikut konsep yang saya dan calon pikirkan untuk venue-venue ini.

1. Tugu Kunstkring Paleis (CP: Bianca Tania Ngadimin 081 715 8181)

Where: Jl. Teuku Umar No.1, Menteng, DKI Jakarta (dekat stasiun Gambir)

Capacity: Ada beberapa ruangan di sini. Ada lantai 1 dan lantai 2. Lantai 1 ruangan utama bisa tampung 88pax sitting dinner, sebelahnya ruangan utama bisa 40pax. Sementara lantai 2 bisa tampung 88 pax sitting dinner. Kalau standing dengan sewa 2 lantai kira-kira cukup untuk 300 pax. Mereka bisa beberapa event loh dalam 1 waktu, pernah ada yang fine dining di lantai 2 dan di lantai 1 nya ada wedding.

Parking Capacity: kecil banget. Paling parkirnya di jalanan gitu atau valet service. Malahan di depan pintu masuk cuma cukup sekitar 6 mobil.

Availability: bisa sewa pagi ke siang atau sore ke malam.

Price: sebenarnya venue ini adalah restoran, jadi hanya bayar makanannya saja tergantung mau ambil paket yang mana. Range harga buffet 348k++/person sampai paling mahal 688k++/person. Belum termasuk minum, minumnya 60k/person free flow untuk 2 jam. Jadi kalau mau lebih dari 2 jam ya bayar lagi. Harga stall saya gak tanya, karena kalau pesan buffet aja saya rasa sudah cukup karena menunya banyak banget, buffet paling murah saja ada 11 menu.

Minimum revenue berlaku, jadi kalau kamu mau sewa full 1 lantai, kamu harus pesan makanan sampai minimum 130jt half day. Sewa full 2 lantai dikenakan biaya minimum 250jt half day.  Tidak ada charge jika mau membawa dekorasi, entertainment, atau fotografi dari luar, yang penting tidak boleh bawa catering dari luar saja.

The concept: secara arsitektur, bangunannya percampuran Belanda dan Indonesia, saya lihat gebyok dan songket padang, banyak ornamen antik Belanda, lampunya pun sangat Belanda. Konsep yang saya pikirkan jika menikah di sini, tentunya pengantin harus mingle, pelaminan sangat tidak dibutuhkan menurut saya. Jadi setelah akad, langsung makan-makan. Kalau bisa akadnya di lantai 2 karena jika akad di lantai 1 dan mau sitting dinner juga di lantai 1, butuh 2 jam bagi pihak gedung untuk men set kembali meja-meja dan kursi-kursi makannya. Kecuali mau standing dan beberapa sitting table saja. Akad bisa tamunya keluarga saja lalu dilanjutkan malam hari resepsi bersama teman-teman jika memang tidak mau membatasi tamu dengan 150 undangan saja. Jika mau 150 undangan saja lebih baik dari akad langsung acara resepsi supaya hemat biaya.

Untuk dekorasi, saya tampaknya hanya akan butuh bunga-bunga varian warna merah saja, karena gedungnya sendiri sudah banyak ornamennya. Lebih kuatkan di table setting saja. Sentra Bunga bisa jadi vendor dekorasi yang cocok untuk disini karena mereka sudah biasa mendekor di sini. Untuk lighting, jujur pas pertama kali saya lihat gedungnya…OMG suram sekali, kayak museum. Pas masuk saya suka dekornya, tapi ya remang-remang banget. Kalau tamunya kebanyakan expat atau yang artsy, mungkin suka. Tapi kalo orang tua sih kayaknya gak bakal suka.

Untuk makanan, saya kebetulan nyoba makan siangsop buntut dan nasi disana. Taste acceptable, tapi ya biasa aja. I mean, it is 88k oxtail soup……belum termasuk nasi. Emang paling enak makanan Indonesia ga usah aneh-aneh, warteg paling bener.

Saya sudah hitung dengan konsep di atas, agak susah ya karena half day saja bisa habis 250jt dengan hanya 150 undangan. Kalau dekorasi saya butuh 30-40jt, entertainment 10jt, belum wedding dress dan lain-lain, bakal tembus angka 400jt. Sementara 400jt sudah bisa grand wedding di auditorium Manggala Wanabakti dengan 1000 undangan.

So, eliminated.

2. Kembang Goela (CP: Ambar 0896 3246 9684 atau telepon aja ke 021-520 5651, mereka helpful banget)

Where: Parking Lot Plaza Sentral, Jl. Jend. Sudirman Kav. 47-48, DKI Jakarta

Capacity: 1 event bisa 500 tamu.

Parking Capacity: harusnya banyak karena sebenarnya Kembang Goela itu resto di dalam komplek perkantoran. Kalau weekend otomatis gedung-gedungnya bisa dipakai parkir. Saya rasa sih untuk kapasitas parkir aman ya untuk 250 undangan atau 500 tamu.

Availability: bisa booking sehari penuh dengan minimum revenue 150jt saja. Jika half day kalo tidak salah 75jt.

Price: Min. Revenue untuk half day 75jt, full day 150jt saja. Karena resto, jadi hanya bayar makanan saja dan tidak ada charge apa pun jika mau tambah dekorasi, entertainmen, dll dari vendor luar. Harga buffetnya start dari 250k++/person  karena belum termasuk minum free flow start dari 35.500rb/person sampai 225rb/person. Menu buffet paling murah include sekitar 15 menu (termasuk nasi). Additional electricity tambah 1jt saja dan biaya security seikhlasnya.

The Concept: Bagi saya ini pilihan yang lebih baik daripada Tugu Kunstkring dari segi harga, lokasi, kapasitas, juga parkiran. Dari internet juga gak remang-remang kayak di Kunstkring (belum sempat kesana karena gak cukup waktu sehari mengunjungi 3 venue huhuuu, karena rencana ke sini tapi malah belok ke Sampoerna Strategic).

Konsep saya kalau wedding di sini, akad pagi dengan keluarga (200 pax) lalu lanjut resepsi siang dengan teman-teman ortu (500 pax). Lalu malamnya lanjut resepsi dengan teman-teman (300 pax). Konsepnya sih semi standing saja. Sebenarnya masih bisa dipakai daripada di Tugu. Biaya makan dan venue tembus 240jt untuk 1000 orang dengan konsep partisi acara. Sisanya pinter-pinter dekorasi deh jangan terlalu banyak dekor, walau tempatnya seperti kolonial betawi gitu. Paling bunga-bunga saja dan 1 pelaminan cukup. Lagi-lagi, Sentra Bunga bisa jadi pertimbangan vendor dekor karena mereka sering handle di sini.

3. Rumah Maroko (CP: Ari 0852 8643 5233)

Where: Jl. Tasikmalaya No. 4 Menteng, DKI Jakarta (dekat Ibis Budget Menteng dan dekat Taman Menteng)

Capacity: 1 event bisa 500 pax

Parking Capacity: kata pengurus gedungnya bisa 350 valet parking

Availability: sewa untuk full day, hanya 1 event dalam 1 hari

Price: this is the most reasonable price for beautiful wedding venue, I promise. Harganya 195jt (nett) semua ruangan, full day, complimentary 1 night stay in Villa Datuk Hakim Cilember (worth 1.5jt/night), complimentary prewed photo in Rumah Maroko (worth 10 million rupiah), standard decor berupa flower petal, floating candle dan moroccan lantern, sound system 5k watt, free flow mineral water, moroccan iced mint tea (yang konon katanya enak banget) & soft dring selama resepsi, red carpet, wi-fi, valet, police permit, security, 18 round tables, 150 futura chairs with cover, lighting yang udah bagus banget, large screen 3x4m, flower decor di buffet. Untuk harga 2016 itu saya dikasih free 350px buffet, 5 food stall berupa nasi bali, shawarma, salmon coulibiac, slow cooked graind beef rump in raz el hanout, dan hollaindaise poffertjes dengan total food stall untuk 850 pax. MANTAB! Kalo mau tambah buffet atau food stall, buffet range start 250rb/person, food stall start 45.000/person. Price is inclusive to 21% government tax and service charge. Harus ambil misting fan paling gak 6 buah untuk outdoor nya.

Payment: booking fee 10jt untuk lock tanggal, DP 50% lalu bisa tes makanan (makanan harus dipilih dulu baru tes makan, jika tidak sreg bisa ganti maksimal 2 menu saja tapi tidak ada test food lagi).

The Concept: I LOVE THIS PLACE SO MUCH. Arsitekturnya luar biasa, bener-bener detil. gak panas, ada pool side nya, air mancur dimana-mana. Konsepnya kalau disini adalah akad dengan baju nasional (ada kain batik jawa untuk saya pakai) ditambah pelaminan bergaya padang (nyambung sama Maroko). Akad pagi dengan 200 pax keluarga, lalu lanjut resepsi siang dengan teman-teman ortu sebanyak 500 pax, pakai pelaminan di ballroom utama (Casablanca), pelaminan selebar 5-6meter. Lalu resepsi malam dengan teman mempelai sebanyak 300 pax, konsep mingle, pelaminan akan jadi photobooth (walau foto dimana pun di sudut-sudut lain rumah ini semuanya bagus). Untuk baju si calon tetap pakai jas, saya sendiri akan pakai gaun pendek, semacam asimetris yang depannya pendek tetapi belakangnya membuntut gitu (tapi tidak melantai) supaya mingle nya lebih enak tapi tetap terlihat seperti ‘pengantin.’ Warnanya sih mau merah anggur dengan payet yang ramai, HAHAH, biar nyambung sama venue.

Dekorasi standarnya sumpah bagus banget. Rose petalnya penuh di air-air mancur, floating candle nya cantik di kolam, lampu-lampu gedung bisa jadi ambience lighting romantic and warm, kalau mau aman bisa tambah tenda seharga 9.5jt di Riyadh (sebelah pool), bunga di buffetnya guede banget. Pokoknya cantik banget deh, tendanya juga gak biasa jadi ada warnanya dan kain-kain dibentuk kubah gitu. Flower petalnya juga gak nanggung, lantern-nya dimana-mana. Ada charge 5jt jika mau pakai dekorasi dari luar. IMO, untuk dekorasi tambahan paling kasih pelaminan aja cukup sama standing flower di pintu depan. Kalau mau lebih atraktif tinggal kasih tanaman jalar di pillar-pillar yang polos. Denger-denger in house decoratornya jebolan Stupa Caspea.

Entertainmennya variatif ya ada belly dancer, tanoura, whirling dance (1.3jt-1.5jt/dancer). Mereka juga sedia entertainment akustik ataupun lagu timur tengah dengan range harga 5.5jt-8.5jt (MURAH BANGET!). Can’t get enough for all the facilities!

Masih deg-degan masalah parkir, takutnya tamunya kesulitan. Tapi disini sering dipakai oleh kedutaan untuk acara-acara meeting. Bahkan Pak Ahok, gubernur Jakarta saat ini pernah mengadakan acara dining disana dan saya lihat dari fotonya sih tamunya buanyakkk. Yang pasti saya butuh WO yang berpengalaman dengan acara-acara yang konsepnya dipartisi dan ada mingle-nya, pilihan saya jatuh ke Pasoetri WO. Sedikit pricey tapi saya lihat dia sering meng-handle acara-acara yang tidak biasa. Reny dari Pasoetri WO punya banyak ide dan saran ketika saya ngobrol dengan dia via whatsapp, minggu depan rencananya saya akan meeting dengan dia.

Aku suka banget dengan konsep pernikahan disini. Dan setelah hitung2, untuk semua itu hanya butuh budget sekitar 270jt saja!!! Yah, kalau berhasil propose ke ortu untuk pindah venue dari Auditorium Manggala Wanabakti ke sini, saya sudah pasti ambil disini!

Love,

Bridecrisis

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s